Daftar artikel dalam blog

Tuesday, December 27, 2011

APLIKASI PSIKOLOGI DALAM BIDANG KEPENDUDUKAN

Fertilitas


Mengapa orang sangat memiliki anak? ada berapa pandangan psikologi mengenai hal tersebut


Adanya value of children :

  a. Emotional benefits (keuntungan emosional)

  b. Economic benefits (keuntungan ekonomi)

     * The Flow of wealth theory.  Misal: pada  masyarakat petani, anak  dijadikan sumber tenaga kerja.    

     * Anak sebagai jaminan hari tua

     * Jaminan rasa aman / security


   c. Self enrichment & development

        Memperkaya diri dan pengembangan diri (melatih ksabaran)

  d. Identification

    Orang tua juga bisa mengidentifikasi pada anak, bila anak berprestasi, maka orang tua juga ikut bangga.

 e. Family cohesiveness & continuity

    Anak sebagai pengikat suami / keluarga dan Sebagai kontinuitas keluarga



Segi negatif memiliki anak (Foucott & Arnold) :
1. Emotional cost
    Mis : Anak akan menjadi negatif, memeras orang tua terus menerus


2. Opportunity cost
    Punya anak seperti ada pembatas. Misal : bagi ibu, akan sulit untuk berkarir 


3. Family cost
4. Economy cost

FAMILY PLANNING
v Keinginan untuk mempunyai anak sedikit
v Sex prefferences
v Keputusan untuk mengikuti KB
v Insentif
     Program insentif,  bila mengikuti KB : diberi hadiah, diberi modal
  
Infant mortality

Mortalitas pada masa infant, didukung oleh stereotipe dalam masyarakat :

a. Kepercayaan bahwa ibu hamil tidak boleh makan nanas, brutu, dll

b. Kepercayaan bahwa ibu hamil tidak boleh makan yang enak-enak  padahal disitulah gizinya


   Selain stereotipe juga dipengaruhi oleh security of illness


PREGNANCY IN ADOLESCENCE

Teenage pregnancy :
Ø Konsep / persepsi “macho” pada laki-laki
Ø Konsep / persepsi self concept pada perempuan

Teenage pregnancy, karena fenomena berikut :

  a. Pornografi

  b. Kesibukan ortu

  c. Narkoba

  d. Kurang kontrol sosial
  e. Modelling

Terdapat dua kemungkinan yang akan dilakukan dalam proses ini :

1. Aborsi : decision making under stress

   a. By themselves / ke dukun / ke dokter yang mau

   b. Pengaruh secara psikologis : guilty feeling

   c. Dipengaruhi oleh : knowledge,attitude,personality
2. Memelihara sampai melahirkan
    Dipelihara sendiri / dibunuh / dititipkan
Penelitian : anak yang terlahir dari ibu muda, kemungkinan masuk penjara lebih besar dibanding dengan ibu usia normal

Management of Teenage Pregnancy
A. PREVENTIF
  Kampanye sex education. 
  Masih menjadi perdebatan karena ada 2 kemungkinan :
  # Bila menjadi tahu lebih mahir&ingin mencoba
  # Bila tidak tahu  penasaran ingin tahumencari tahu dengan sembunyi-sembunyi
  Pelanggaran pada taraf ini, dikenakan sanksi sosial & hukum.
  Taraf ini dapat dianalisa dengan teori Carrol&Payne
SU  =  {  p  ( S )  x  G  }   -   {  p  ( F )  x  L  }

B. KURATIF
    Kehamilan sudah terjadi dan tugas masyarakat adalah mendampingi pelaku.
    Maternity homes : 
    * Diajari menjadi orang tua
    * Membangun jembatan komunikasi orang tua dan anak
C. PENDEKATAN TAK LANGSUNG
Memberikan kegiatan yang positif. Misal : membuat lapangan olah raga. Di USA, cara ini terbukti  dapat menurunkan angka kriminalitas



MIGRASI 

MENGAPA ORANG BERMIGRASI ?


Ø TEORI MOTIVASI
    Maslow  :  Hierarchy of Need


(semakin kebawah semakin besar)

Tinjauan tentang kebijakan transmigrasi



  1. Transmigrasi hanya dilihat sebatas basic need
  2. Ditingkatkan dengan program transmigrasibedhol desaSudah pada taraf sense of   belongingness.

Ø TEORI VALUES EXPECTANCY

    By deJong & fawcett

    Proses transmigrasi adalah proses pengambilan keputusan yang didasari pada nilai (values) 

TUJUAN BERMIGRASI



1. Wealth : mencari kekayaan

2. Status : terkait dengan “esteem need”

3. Autonomy : bisa mengatur diri sendiri

4. Comfort : tempat tujuan lebih menyenangkan
5. Stimulation : terkait dengan “esteem” & “actualization”
6. Religiousity : tempat baru lebih memungkinkan untuk beribadah











No comments:

Post a Comment